Title: Idealis Terlibat
Link: http://gotaf.socialtwist.com/redirect?l=-447912297572516795111
ingin mencoba sendiri? memuaskan!
klik http://www.ipersonic.com/id/
Title: Idealis Terlibat
Link: http://gotaf.socialtwist.com/redirect?l=-447912297572516795111
ingin mencoba sendiri? memuaskan!
klik http://www.ipersonic.com/id/
Ikuti lomba Catatan Ramadhan…. dengan syarat :
1. My Qers (member site http://www.myquran.org)
2. Isi naskah sesuai dengan tema Ramadhan
contoh: http://myquran.org/forum/index.php/topic,65488.msg1938095.html#msg1938095
3. Tulisan berjumlah 6-10 halaman, kertas kwarto (A4), Font Times New Roman 12, Spasi 2.
4. Peserta boleh mengirimkan maksimal 2 (dua) naskah.
5. Peserta lomba menyertakan identitas penulis: nama, alamat, email, dan nomor telp/hp yang dapat dihubungi ke PM novi_khansa atau email khansaku@gmai.com.
6. Naskah ditulis di thread Seni Budaya Islam dengan subjek [Catatan Ramadhan]
7. Naskah yang masuk menjadi hak panitia. Diusahakan akan diterbitkan (secara indie atau bekerja sama dengan penerbit). Aturan lain akan dijelaskan pada kabar berikutnya.
8. Juri dalam lomba ini adalah:
- novi_khansa
- kang cecep
BATAS PENGIRIMAN NASKAH
Naskah dapat dikirimkan mulai tanggal 22 September 2009 sampai dengan tanggal 22 November 2009.
HADIAH BAGI PARA PEMENANG
Pemenang I: Voucher pulsa 100.000 + paket buku
Pemenang II: Produk MP TOYS + paket buku
Pemenang III: paket buku
INFO LENGKAP HUBUNGI :
novi_khansa
YM: novikhansa
ayo ikutan.. *moga2 kelar sebelum deadline yg ditentukan,hehe. karena kadang saya bukan seorang deadliner
tuliskan apa yg dirasakan untuk kemudian bisa kembali merasakan bagaimana perasaan yg sama ketika awal menuliskannya
atau bisa liat langsung di thread Seni Budaya Islam klik saja http://myquran.org/forum/index.php/topic,65487.msg1940156.html#msg1940156
hmm, anak anak.. selalu menjadi objek yang menarik untuk diperhatikan.. disana ada keceriaan tanpa beban, ada kepolosan yang menghangatkan, ada mimpi yang belum terjamah, ada kisah kisah yang menjadi perjuangan di tengah ketidak pastian hari esok, mereka dengan semangatnya, dengan ketulusan yang di bawanya, sungguh dari mereka kita mampu merenungi banyak hal.. karena sebelumnya kita adalah seorang anak dengan mimpi mimpi yang tak terbatas…
Suatu masa dalam ingatanku
Ku temui seseorang
Dengan semyum merekah
Sekaligus tangisan tak bersalah yang ia ungkapkan
Kadang, terasa sulit memahami
Hmm, siapakah gerangan?
Anak manis yang bersembunyi di balik dedaunan
Sambil memegang es, dan beberapa makanan “terlarang”
Yang tak boleh disentuh
Kata orang tuanya..
Hmm.. waktu terasa sebentar
Ingatanku mengambang dan sedikit demi sedikit menghilang..
Sang anak lolos dari mata mata orang tuanya,
Kemudian ia pulang ke rumah
Dan senyumnya kembali merekah..
Hmm.. anak yang manis.. ^_^
teruntuk : murid dan sekolah bersejarah, SDN 03 Padang Tiakar Mudik.
Kunjungan yg tidak direncanakan ke SD ku dahulu, ternyata guru SD ku masih ingat aku, setelah sebagian besarnya yg lupa lupa ingat.. hhaa
. dimataku wajah mereka kok tidak menua ya? Sama seperti dahulu, 7-10 tahun silam. ada juga yang sudah berpulang ke rahmatullah.. hmm, ibu wali kelasku ketika kelas 2 SD, yang sering memintai tolong untuk menutup pintu kelas padaku.. katanya “kaki ibuk indak tahan barangin-rangin”. Semoga jasa-jasamu di balas dengan sebaik baiknya balasan.amin..
bismillah..
tertarik menuliskan sebuah perenungan tentang.. sebut saja ia “suatu hal” yang mungkin cukup rumit untuk di jabarkan. namun, kerena kerumitannya, saya tertarik untuk menjabarkannya. ok.. selamat merenungi..
sebenarnya hal ini tidaklah begitu spesial, namun statusnya berubah menjadi “siaga satu” ketika hasil perenungan ini mampu direnungi kembali oleh orang-orang yang berkepentingan.. (hehe, bahasanya ga tahan
). oke, saya mulai saja dengan sebuah kisah klasik masa lalu.. dahulu, ketika awal2 menginjak usia 18 tahun, saya dikenalkan dengan internet secara intensif
, namun sayangnya tidak dilengkapi dg panduan bagaimana memanfaatkan internet (gratisan) di rumah dengan cara yg efektif dan berdaya guna. akhirnya, iseng2 lah masuk sebuah gruop diskusi keislaman, membahas tentang akidah, fenomena dan perkembangan islam, fiqh, sampai masalah perpolitikan. dilihat sekilas.. hmm, hal ini tentu sangat bermanfaat, setidaknya dibandingkan ketika kita kecanduang situs jejaring sosial seperti friendster atau fecebook.
tentu banyak hal yang mengesankan.. kalau tidak bisa dibilang banyak, mungkin ada sedikit ilmu yang diketahui dari sana. hmm.. lalu apa kendala? yah, namanya juga anak muda (uhuk uhuk
) banyak hal mudah yang kemudian menjadi sulit karena salah mengambil langkah, banyak hal penting yang menjadi tidak penting karena belum bisa mengendalikan diri.. banyak hal berarti yang bisa dilewatkan namun berubah menjadi sia – sia karena serampangan menentukan sikap.. namun, alhamdulillah.. dari sana kita belajar! ini yang disebut proses pendewasaan diri..
tersadar, setelah segalanya dirasa tidak lagi seimbang. walaupun nongkrongnya di situs keislaman, namun kok rasanya ada yang hilang? (ternyata perasaan seperti ini juga dirasakan orang beberapa orang). kemudian, bergulirlah hari perenungan yang dalam (ceile
), dan dihasilkanlah sebuah keputusan.. “Putus Hubungan dg Forum Diskusi Online Sampai Waktu yg Tidak Ditentukan”. fiuh, akhirnya keluar juga sumpah Palapa tersebut (haha
).
hari berganti hari, berganti minggu.. dan akhirnya terhitung bulan.. coba tebak bagaimana hasilnya? yah! saya berhasil tidak posting di forum tersebut hampir 1 bulan lamanya.. but, tapi, namun, saya tidak benar2 bisa untuk tidak mengikuti info terbaru dari forum tsb. yah, bisa di bilang (setelah habis mudharatnya) pasti yang terasa manfaatnya. betul tidak?
sekilas, tampak bijak kelihatannya ketika saya memutuskan untuk menjadi “non-aktif member” di forum tersebut. namun, nyatanya tidak sama sekali. dan sekarang bukan kelihatan bijak lagi, namun dipaksa mengerti kenapa harus bijak dalam hidup ini.. kalau tidak seperti ini, bisa saja kegiatan bloging pun akan mendatangkan mudharat kan?
dan akhirnya sy pun belajar. bahwa seseorang itu telah pantas di sebut dewasa, setelah ia mampu mengendalikan dirinya dalam hal apapun, karena ketidakseimbangan akan melahirkan ketidaknyamanan, dari ketidak nyamanan lahirlah kebuntuan ide, dan dari sana muncul kejenuhan dan rasa bersalah terdahap diri.
[hy satu dari beberapa analogi u setiap aktor dlm kehidupan] teringat lagi dengan sentilan seorang kawan, ketika saya selalu mengeluhkan komputer yang menjadi langganan virus. ketika minta solusi, kemudian ia memberikan beberapa solusi (yg beberapanya sy pun kurang mengerti
) plus menambahkan kata2 ini > pribahasa ini tetap berlaku “people behind the gun”. hehe, setelah itu saya kapok bertanya lagi
alhamdulillah, setidaknya sampai sekarang komputer ini masih bisa menemani hari-hari saya, tanpa gangguan yg cukup berarti
[/analogi]
kemudian, saya berfikir lagi.. kalaupun mungkin ketika produktifitas kita di halangi oleh kegemaran (baca: kecanduan) kita pada Facebook, dll? ini menjadi hal yang seharusnya direnungi. apa sebab? apa masih ada manfaat? dan apa solusi? karena, ketika kita memutuskan melakukan suatu hal, semoga hal pertama yg kita pikirkan adalah manfaatnya (AMBAK).. dan dengan begitu dalam menjalankan hal tersebut kita bisa terus berada dalam “rel kemanfaatan” seperti apa yang kita niatkan dari awal.. dan ketika suatu saat benar2 tidak ada lagi manfaat yang dirasakan, kitapun secara bijak memutuskan meninggalkan.. simple kan kawan?
dan satu hal yang sangat saya setujui : tinggalkanlah apa-apa yang menurutmu mengandung kesia-sia-an.. karena itu lebih baik bagimu..
nb : tulisan ini dibuat bukan dengan alasan keberpihakan pada suatu keputusan, namun penulis hanya mencoba menilai dari 2 sudut pandang yang berbeda
wallahua’lam..
inilah hidup, penuh dengan lika liku perjalanannya. ah, masih teringat materi “mengenal makna hidup” yang diberikan MR-ku beberapa bulan yang lalu. juga terkenang dengan buku “delapan mata air kecemerlangan” pak Anis Matta yang belum kuselesaikan membuat resumenya. disana, ditekankan sekali, kenapa hidup harus punya visi misi yang tertuang dalam konsep diri yang matang.. visi dan misi yang tak perlu dicari lagi, karena visi dan misi itu telah jelas, sejelas kita mengakui islam sebagai agama..
ada pilihan-pilihan hidup yang bisa kita pilih, dan ada pilihan-pilihan yang dipilihkan untuk kita. itu sebabnya, mengapa setiap hari selalu ada yang optimis menatap harinya dan atau memilih untuk melewatkan hari-hari yang biasa deangan cara-cara yang biasa pula.. hmm..
sepertinya kita butuh lebih banyak waktu untuk merenung, lebih banyak waktu untuk berdialog dengan jiwa, agar kita mampu merumuskan konsep diri, sehingga dalam sebuah konsep tersebut, ia mampu mencakup keseluruhan pencapaian-pencapaian yang harus kita torehkan dalam kehidupan ini.. karena kehidupan ini terbatas! kita punya masa kerja dari awal kehidupan sampai kematian menjemput..
hmm, teringat lagi materi tentang hidup yg diberikan oleh orang yang sama pada kesempatan yang berbeda.. selalu saja ada kesan tersendiri setiap mendengar materi tersebut, walaupun secara umum materinya jelas-jelas sama dan memang sama.. hehe. yah, materi tentang hidup bukan sekedar pengetahuan, namun ia sebagai reminder bagi kita.. makanya, diriku tak bosan mendengar materi tentang hidup dan kehidupan, karena memang selalu ada “keajaiban” tersendiri saat mendengarnya..
what a day… ^_^
motivasi,. senantiasa menjadi bagian dalam hidup kita. hidup tanpa motivasi adalah hidup yang tak bergairah, tak terarah dan… pasti tidak membahagiakan. ingat definisi bahagia yaitu ketika citra diri sebanding dengan harga diri (Ragil Romly dalam buku “kamu bukan bintang”). lalu hidup dengan limpahan motivasi? membahagiakan?
bagaimana? menemukan jawaban? *loading*
si pemburu motivasi akan hidup dengan totalitas kecemasan dan kelemahan. lemah karena ketergantungan motivasi. layaknya sayur dengan kelebihan garam, akan pahit rasanya. seperti pahitnya hidup dengan efek morphin motivasi. . ya, kecanduan!
tak heran, ketika kita “nelangsa” karena kehilangan motivasi, akhirnya menjadi sulit untuk memahami bagaimana memotivasi, karena biasanya kita hanya menerima motivasi. tak heran, ketika telah diberi motivasipun, kita tak jua termotivasi? hah.., kalau sudah begini bagian sebelah mana yg korslet?
oke2.. boleh saja mencari motivasi. karena semua orang tidak akan bertahan hidup tanpa motivasi, betul? bahkan harus dicari ketika kita benar-benar membutuhkan motivasi. nah, coba kita merenung sejenak, setelah mendapatkan motivasi, seberapa lama ia mampu bertahan? hmm.. hitungan menit! yah.. karena sebenanarnya, setelah hitungan menit itu habis, yang kita lakukan di menit berikutnya adalah memotivasi kembali diri kita dengan “teste” tersendiri.. hmm, mungkin itu sebabnya, 2 orang yang sama-sama menerima motivasi dari seorang motivator pd waktu dan tempat yang sama, dengan materi yang sama, akan menghasilkan “output” yang berbeda setelah beberapa hari kemudian. percayakah bahwa yang mereka dapatkan hanya “stimulus-stimulus” untuk mampu memunculkan “karakter” diri mereka sesungguhnya..?
kalau sudah begitu, ada atau tidaknya motivasi tentu tak jadi soal lagi.. karena kita punya stock motivasi yang banyak. kalau sudah begitu kelebihan dan kekurangan motivasi tentu tak jadi masalah lagi, karena sudah tiba saatnya kitalah yang akan memberi motivasi!
dan kamu, bagaimana menjadi termotivasi? ^_^
*untuk diriku yang sebelumnya telah kehilangan motivasi*
internet sudah menjadi kebutuhan pokok bagi kebanyakan orang, tidak terkecuali saya (mumpung gratisan
). ada yang ditanyakan, ketik keyword, googling sebentar dan informasipun didapatkan. bergabung dengan forum diskusi online, membaca tulisan banyak orang melalui blog pribadinya, merupakan sebuah hal yang berharga, karena begitu banyak hal yang menginspirasi dari setiap tulisan.. *terimakasih para blogger, kalian begitu berharga, hehe
*. sampai pada kegiatan yang menyenangkan seperti yang ada di www.quizbox.com (ayo chek ke sono yah..
) ada tentang personality test nya.. *jadi ceritanya ada web khusus tes kepribadian
*
beberapa test yang saya ikuti :
Which fingers do you wear rings on?
Wearing no rings
Wearing no rings at all suggests that you want to live a simple, no-frills life. You are sincere, trustworthy, peaceful, clever, hard-working and always want to learn new things. You tend to shy away from crowds and avoid conflict whenever you can.
[entah kenapa lebih senang tanpa cincin
. kecuali cincin nikah mungkin
]
For those of you who are ice cream lovers, did you know that besides tasting great, the flavor of ice cream you choose to eat reveals a lot about your personality?
Select your favorite flavor.
Vanilla
You are friendly and easygoing. People feel comfortable around you so it is not a surprise that many friends surround you. You have high self-esteem and will not let anyone get you down.
[suka vanilla, suka sekali. namun, tidak menutup kemungkinan untuk rasa lain
]
dan masih banyak lagi test lainnya.. ^_^ dan yang tambah menarik, juga ada link resensi buku – buku psikologi sekaligus harganya. yah berbahasa inggris.. *musti bolak balik kamus nih..
*
kalau dipikir-pikir ada sedikit kemiripan dengan test – test di FB. atau test di FB ngambil dari sumber ini..
NB : bingung dg judulnya? sengaja.. saya n internet
= ON VACATION =
“ yaitu orang-orang yg beriman dan hati mereka menjadi tentram kerena mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram” QS Ar-Rad (13): 28
“selamat sejahtera atasmu karena kesabaranmu, maka alangkah indahnya tempat kesudahan itu” QS 13: 24
“katakanlah (Muhammad), tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah Allah tetapkan bagi kami. Dialah pelindung kami, dan hanya kepada Allah-lah bertawakal orang-orang yg beriman” QS At-Taubah (9): 51
“berbuat baiklah kepada manusia sbagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu” QS Al-Qasos : 77
“dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenarnya, dia telah memilih kamu dan dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan..” QS 22 : 78
Intelektual, mungkin itulah kesan pertama ketika kita menyebut sebuah kata yaitu mahasiswa. Mereka adalah orang – orang yang dipersiapkan untuk perubahan, para mahasiswalah yang berperan dalam kemajuan sebuah bangsa, kenapa demikian? Karena seorang mahasiswa dituntut untuk kritis dan peduli terhadap situasi yang terjadi, mereka mempunyai ideology yang nantinya akan mereka perjuangkan ditengah masyarakat. Secara langsung, kampus menjadi wadah mengembangkan kemampuan intelektual, keterampilan, kemandirian, kreatifitas, perencanaan dan masih banyak lagi, kampus diharapkan mampu menjadi media pencetak generasi harapan, oleh sebab itu mari kita melihat diri, seberapa mahasiswakah kita? Sudahkah kita mampu mengemban tanggung jawab sebagai generasi harapan? Karena begitu banyak potensi yang harus kita kembangkan bukan.. ^_^
Nah, ada yang menarik nih.. setelah surfing di internet saya menemukan istilah asyik dan unik terkait tentang karakter mahasiswa. Ada yang menyebut mahasiswa kupu – kupu alias Kuliah Pulang – Kuliah Pulang. Ini adalah tipe mahasiswa yang tidak melibatkan diri dalam kegiatan kampus, yah istilahnya ga begitu peduli dengan dinamika kampus. Karena mereka lebih study oriented . jadi perjalanan kehidupan mereka ketika jam kuliah telah habis kita akan mudah menemui mereka di rumah/kost-an. Hhmm.. mending sih nyampe rumah belajar atau nolongin ortu, nah kalau enggak? Hhmm.. betapa singkat dan membosankan, tidak ada tantangan dan kenangan yang nanti akan diceritakan ke anak cucu.. hehe.. jadi, jangan mau deh jadi mahasiswa kupu – kupu..! ingat, kita seorang mahasiswa, bukan anak SMA lagi.. jd, ayo manfaatkan masa muda dengan sebaik baiknya..
Mau tau tipe mahasiswa yang kedua? Yuk tarik…
kalau yang pertama kupu – kupu, nah yang kedua ini kura – kura atau Kuliah Rapat – Kuliah Rapat.. hehhe.. nah, tipe kedua ini biasanya penghuni kampus sejati, paling cinta deh sama kampus, tidak ingin cepat cepat meninggalkan kampus, samapi suatu saat ia tersadar kalau surat peringatan DO alias Drop Out sudah ditangan.. hehe. Mereka yang masuk golongan tipe kura – kura ini biasanya banyak relasi/kenalan, dan yang pastinya mereka dikenal masyarakat kampus. Karena mereka memang aktif banget ngurusin organisasi. Hhmm.. tapi sayang banget loh, mahasiswa tipe ini sebenarnya punya jiwa kepemimpinan yang tinggi, tingkat kepeduliannya juga oke ditambah kemampuan bersosialisasi mereka yang keren. Namun, ada satu hal yang disayangkan, mereka terlena dengan aktifitas mereka, bahkan sampai – sampai mengesampingkan urusan kuliah.. ( ah, kasihan enyak babe yang udah kuliahin elu.. dimane letak bakti lu, padahal mereka menaruh harapan besar akan masa depan lu setelah kuliah.. ). Jadi, tetap ingat ya! Tugas utama kita belajar, menuntut ilmu.. jangan sia – sia kan kesempatan yang telah Allah swt berikan pada kita.. jadi jangan kesampingkan urusan kuliah.. oke? Namun, bukan berarti kita mau jadi mahasiswa kupu – kupu dong.. yang terbangnya dari kampus ke rumah.. bukan pula mahasiswa kura – kura, yang jalannya lambaaaaaaatttt banget.. jangan sampai adik angkatan sudah wisuda kita masih betah dikampus.. apa kata dunia? Hehe..
Nah, sobat.. bagitulah sedikit tentang karakter mahasiswa yang kita bahas pada edisi kali ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua dan dapat menjadi bahan evaluasi bagi diri kita. Dan ingatlah, hidup itu pilihan, dan pilihan itu berada ditanganmu, karena siapa lagi yang akan bertanggung jawab terhadap setiap hal yang kita lakukan kalau bukan diri kita kan? Jadi ingat satu konsep dasar dalam islam yaitu hidup tawazun atau seimbang, sungguh islam adalah agama yang indah, dengan menjadi seorang yang tawazun maka karakter mahasiswa kupu – kupu atau kura – kura yang disebutkan sebelumnya tidak akan terjadi tentunya.. so, mari gali terus keislaman kita, semoga di kemudian hari dapat membantu kita meraih kesuksesan dunia dan akhirat.. jadi gimana?
NB : ditulis untuk buletin kampus (eh, judul terinspirasi dari kuis di FB :p )
Apa yang tersisa dari sebuah kenangan? Sebuah senyum di sumur kebahagiaan.. dalam memory indah kebersamaan.. tak hilang, tersimpan dalam album keabadian.. hawa kemenangan, memenangkan pertarungan jati diri, menyelami beribu-ribu karakter jiwa, mengubahnya menjadi sesuatu yang layak untuk dipertaruhkan, melukiskannya di atas kanvas persahabatan..
Waktu yang bergerak maju meninggalkan saat, namun waktu pula kelak merenggutnya dan menghadirkan hawa.. dimana tawa dahulu, tangis bersama, dan kemenangan yang menyertainya akan dihadirkan kembali dalam dimensi yang berbeda.. ialah nuansa. Ketika puluhan bahkan ratusan senyum yang tersimpan, rasanya itu tidak cukup menjawab tanya, sebenarnya apa yang telah berlalu dari hari? Karena senyuman tidak mampu dihadirkan persis sama ketika detik terlanjur mengabadikannya….
Aku merindu…
Untuk saudara – saudaraku…
Aku mencintaimu karena Allah swt
Kapan kita berjumpa? Detik detik tawa yang tak tergantikan.. perbincangan yang tak berakhir..