sketsa_hidup

29 Desember 2008

…… T_T ( still in our heart? )

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — email90 @ 12:21

Selamat Tahun Baru Islam 1430 H…

Lihat Televisi, baru masuk tanggal 1 bulan desember sudah banyak sekalai iklan yang bertebaran.. bla bla bla.. apalagi kalau bukan Natalan.

Sedangkan Besok akan bertahun baru Hijriah.. tak ku lihat n dengar ads about it!!! hari ini, tak terasa nuansanya di Televisi2 itu.. entahlah.. apa peduli mereka.. mereka tidak peduli T_T. tapi, setidaknya masih ada juga presenter yang bilang “selamat tahun baru hijriah bagi anda yang merayakan” menjelang memulai acara info nya hari ini..

yang lebih menyayat hati lagi… hiks hiks hiks T_T. Israel la’natullah..!!  ya Allah SWT semoga Engkau kuatkan dan Engkau Beri Kesabaran saudara-saudaraku di sana.. . dan Engkau berikan tempat Terbaik, Surga bagi mereka yang menjadi korban..

terpaku tidak bisa berbuat apa2.. T_T. semoga Allah SWT mengijabah do’a semua orang islam yang berharap Pembebasan Palestina dan Negeri Muslim yang terjajah. karena Allah SWT tak pernah ingkar janji!

Salut teman2 yang sdh bisa melancarkan Aksinya pagi ini di bundaran HI Jakarta… di tempatku? masih belum bisa mengkondisikannya, walaupun geliat kami di wanti2 oleh segelintir orang, apakah aparatur polisi atau pemerintah. tapi, untuk saat ini, hanya do’a yang bisa kami berikan..

masihkah Tahun Baru Hijriah di hati?? semoga, walaupun geliat tahun baru hijriah tidak semeriah natalan mereka..  yang penting Semangat Tahun Baru Hijriah Tetap dan Harus di Hati kita..

Tunjukakan Amalan Dalam Hasil Karya Nyata..

tahun baru Hijriah Itu LEBIH meriah dari tahun baru Masehi. di hati kita kan kawan???  ^_^

27 Desember 2008

Engkau setitik sejarah

Diarsipkan di bawah: iseng2 doang — email90 @ 23:14

sejarah

waktu kadang terlalu cepat meninggalkan kita, ketika kita tak lagi sempat merinci sejarah-sejarah yang telah terukir bersamanya.

tak ingin kehilangan moment itu, maka ikatlah ia dengan menuliskannya. agar keberadaannya kekal di hati.. :)

benar, kata si uni.. :mrgreen:

imel dari dulu emang gitu, selalu saja ga sabaran.. dalam menjalani sebuah proses.. pengennya langsung ada kepastian. tidak suka hal yang menggantung alias ga jelas.. :(

jadilah pengikat sejarah sekaligus pencipta sejarah.

karena pelajaran sejarah amatlah mengasyikan.. 

—————————–

Happy milad adekku tercinta.. semoga dirimu mendapatkan jawaban apa yang dipertanyakan. amin. mengambil dan memanfaatkan peluang, karena dirimu tercipta menjadi “seseorang”. 17 tahun belum cukup mengajarkan kita tentang apa itu Hidup dan bagaimana Hidup dengan baik.

barakallahu fi miladik.. :)

18 Desember 2008

Kawan, ini caraku..

Diarsipkan di bawah: tulisan masa — Tag: — email90 @ 09:56

oh aku.. hanya ingin KAU tau

besarnya hayalku bersamaMU

tuk lewati.. waktu yang tersisa kini

dalam detik yang akan hilang dari hariku..

(lagu yg terdengar dr televisi di balik kamar tidurku, yg menginspirasiku untuk menggubahnya menurut seleraku :mrgreen: tentu saja dengan sasaran yg berbeda.. )

awalnya postingan ini hanya coretan acak-acakan, tapi setelah membaca lagi coretan itu, maka menimbulkan kesan yang cukup mengena bagi diriku.. pernahkah terfikirkan membuat sebuah surat wasiat?

jikalau pada suatu saat nanti blog ini tak terurus, tidak punya tulisan baru dalam jangka waktu selambat-lambat nya 1 bulan.. maka, jangan lupa mendo’akan saya, karena mungkin sebelum atau sesudah itu jari-jari ini tidak kuasa lagi melancarkan tarian keyboard nya. mohon maaf jikalau terdapat kata-kata yang kurang berkenan. ambillah sedikit yang menurutmu berarti dan yang salah buang saja di Recycle Bin. ok!!!

bagi yang ingin KOPDAR denganku, aku sangat menghargainya. (namun, mungkin engkau hanya akan berjumpa dengan keluargaku).

alamat rumah:

Asrama Polresta Payakumbuh, rumah jabatan kasat Intelkam. RT 02/ RW 03 Padang Tiakar Mudik. Kecamatan Payakumbuh Timur. Kotamadya Payakumbuh. SUMBAR

Tapi, ada beberapa hal yang saat ini mengganjal fikiranku. sepertinya harus aku tuliskan.

1. amanah-amnahku? siapa yang bersedia menggantikan?

2. untuk jumlah kekayaan tabungan/uang simpanan, seluruhnya saya serahkan kepada adik saya Aulia Mustika Sari.

3. untuk baju-baju saya, siapa yang berminat silahkan ambil, walaupun jumlahnya tak banyak.

4. untuk buku-buku, jangan di buang, tapi bacalah dan simpanlah, barangkali itu kelak bermanfaat bagimu..

5. yang terakhir, untuk seluruh mimpi-mimpiku.. siapa yang akan bersegera mewujudkannya?

dan ternyata aku hanya punya sangat sedikit sekali dalam hidup ini, banyak pula yang belum terwujudkan. ah, jangan bicarakan amal, aku tidak tahu apakah seluruh amalku di terima atau tidak? berharap diterima, takut tidak diterima. dan, akankah bisa merasakan keindahan syurga yang Allah SWT janjikan, dibalik semua kesalahan yang tak kunjung berujung karena aku kehilangan pangkalnya..

akhir dari surat wasiatku..

dan ternyata yang masih membuatku hidup hingga detik ini adalah harapan. ketika tahu, hidupmu hanya dari sampai batas menjelang kematian. bukan hidup karena akan mati, atau mati ketika masih hidup…

-aku baru sadar, sudah lama rasanya tak menangis- :(

wallahua’lam

15 Desember 2008

I return… :)

Diarsipkan di bawah: sekedar opini — Tag: — email90 @ 20:52

alhamdulillah, setelah beberapa minggu vakum nge-blog akhirnya bisa nulis lagi..

alasan klasik, apalagi kalau bukan karena ada agenda rutin setiap semesteran di kampus, tau dong apa itu kegiatannya? Apalagi kalau bukan agenda faforit bagi sebagian orang dan sangat menyebalkan bagi sebagian yang lainnya yaitu UTS dan UAS :mrgreen:

 

alhamdulillah lancar… alhamdulillah… ternyata pengorbanan untuk ga pegang kompie selama beberapa hari tidak sia-sia :D

bukan hanya event penting itu saja yang melatarbelakangi saya mmbuat tulisan ini, ada hal menarik yang harus saya sampaikan, mungkin ada juga hubungannnya dg Keberhasilan atau Kegagalan ketika ujian.. mau tau apa itu? Let’s check it.

 

Yang namanya ujian, pasti kita dituntut untuk punya persiapan. Karena dengan adanya persiapan membuat hati kita lebih mantap dalam melakukan sesuatu hal, ada beberapa tahapan yg harus kita persiapkan ketika menempuh ujian, diantara hal yang penting itu adalah :

 

1. naskah alias bahan yang akan di ujikan. setidak- tidaknya kelengkapan bahan yang akan di ujikan harus di persiapkan 1 minggu sebelum hari H.

 

 

2. sejauh mana kita memahami materi yang di ujikan, nah untuk yang satu ini anda tidak bisa mempersiapkannya 1 minggu sebelum hari H, sangat mustahil semua materi akan di lahap hidup-hidup dalam 1 malam? jikalau ada 7 materi yang akan di ujikan. iya kan? :mrgreen: . jadi, cobalah memahami setiap materi yang diberikan setiap kali dosen menerangkan pelajaran, tenang saja, kalau tidak mengerti anda bisa bertanya langsung pada dosen atau bertanya pada teman yang lebih jago.

 

 

3. nah yang ketiga, hal ini baru saya sadari setelah saya menyelesaikan UTS1 yaitu SPT1 (Struktur Perkembangan Tumbuhan1). ada 100 halaman materi yang harus di pahami, apalagi kalau bicara SPT1 ini… fiuh, semua detail tentang tumbuhan ga boleh dilupakan.. tapi, alhamdulillah ternyata soalnya ga terlalu detail. nilai A sudah di tangan :mrgreen: lalu, hubungannya apa? begini, sepertinya ini lebih ke kondisi psikologis kita. saat kita berhasil mendapatkan apa yang kita impikan, kita cendrung merasa “akhirnya saya mencapai puncak tertinggi” mungkin memang benar, ketika berusaha dan tak lupa berdo’a kemudian faktanya kita memperoleh apa yg kita impikan. satu kata saja cukup, alhamdulillah… namun, jangan lupa ketika kita mencapai puncak detik ini, apa kondisi itu akan bertahan selama 1 jam kedepan atau bahkan 1 detik kedepan? jawabannya adalah TiDaK. karena setelah titik puncak akan ada titik rendah atau proses mendekati titik terendah. sepertinya hal satu ini yang terlupakan.. jadi, ketika usaha sesuai dengan hasil yang di dapat jangan pernah merasakan saya telah mencapai puncak, namun katakanlah saya sedang menuju puncak, dengan begitu grafikmu akan terus naik.

 

mungkin, diantara hal diatas yang baru bisa saya bagi-bagi. semoga mendatangkan manfaat dan spirit menuju perubahan ke arah lebih baik. lagi pula, jawaban sy salah 1 di SPT1 jadi saya juga masih dalam proses menuju puncak… hhm, kalao gitu, semoga hari-hariku, hari-harimu barokah.. :)

 

 

wallahua’lam.

 

6 Desember 2008

obrolan malam

Diarsipkan di bawah: poem2 ** — email90 @ 22:03

dalam hidup siapa yang tak ingin berkarya

siapa yang tak ingin di kenang

semua pasti kepingin kan?

tapi, cukuplah menjadi biasa di mata manusia

menjadi luar biasa di mata Rabb-nya

kata orang…

pahlawan itu tercipta karena tiga kondisi

pertama, karena kemauan yang kuat dari dalam diri

kemudian berhasil

kedua, karena situasi yang memaksa

kemudian terlatih hingga menjadi biasa

dan yang ketiga karena takdir Allah SWT padanya..

ketika kita merasa kecil orang merasa besar dan kita makin kecil..

dan ketika merasa besar, malah akan membuat semakin kecil, dan akhirnya bertambah kecil..

dan kesudahannya kita akan mendapatkan apa yang kita usahakan.

 

NB: terinspirasi dari berbagai sumber dan banyak blogger :)

3 Desember 2008

Ketika future (tense).. :)

Diarsipkan di bawah: record today — Tag: — email90 @ 19:19

biasa!

futur indikasi peningkatan iman setelah berhasil melewatinya..

futur mendatangkan kehinaan ketika tak mampu mensiasatinya..

namun, tak jarang juga kita sering kali futur-bangkit-futur-bangkit sehingga kalau di total hidup kita sekitar bagaimana cara bangkit dari kefuturan hari ini dan mempersiapkan cara lain ketika futur lagi..

namun, futur itu tidaklah sejenis.. kita harus jeli melihat penyebab ke futuran dan tindakan apa yang harus diambil..

berdasarkan pengalaman, penyebab futur karena kecewa dengan diri sendiri ketika rencana hanya tinggal kenangan, menyalahkan diri kenapa dengan saya? saya tidak seperti yang saya harapkan? hmm.. dan solusinya jika berhadapan dengan futur jenis ini adalah pergi ke pasar! (jangan tertawa dulu, ini pengalaman pribadi :mrgreen: ). pasar identik dengan tempat keramaian, dimana ada banyak aktifitas dan kegiatan, mulai dari orang berdasi yang duduk di balik marcedes band sampai kuli angkut barang yang sedang mengayuh becak. semua bisa di saksikan, di jalan semua orang berkejar-kejaran dengan waktu, kita tidak tahu untuk kepentingan duniakah urusan mereka atau untuk mencari keridho-an rabbnya. terlepas dari tujuan itu, ada satu hal yg secara umum bisa kita petik hikmahnya, yaitu : mereka bergerak! mereka tidak diam di tempat! mereka sibuk! mereka menyibukkan diri! tentu saja itu terlepas dr kesibukan yg berorientasi untuk mendapatkan apa. ketika futur karena tak bergairah melakukan apapun, tanyalah dahulu pada diri, inginkan hidup yg seperti apa? semua orang bersaing mendapatkan apa yg mereka impikan, apakah kita hanya bisa disini sj? jawablah…

ketika futur dalam amalan yaumiah, cobalah mengetahui keistimewaan ibadah yg kita lakukan, baca buku, atau setidaknya mencari tahu kepada seorang yg punya ilmu tentang itu. pahami, resapi kenapa saya tidak bersemangat melakukan suatu ibadah unggulan? melihat manfaatnya, apa lagi yang di tunggu kan kawan? jawablah…

dan yang terpenting ketika futur, lawanlah! futurkan futur yang menghantuimu. disadari atau tidak, ketika kita butuh kekuatan, jika mau berusaha sedikit saja untuk menemui kekuatan itu yakinlah Allah swt bersama orang-orang yang berusaha. disadari atau tidak, ternyata ada orang-orang yang mengatakan : “kemarilah saudaraku, duduklah disini bersama kami, jangan pergi, tetaplah disini, seberapa besar kekuatan yang kau butuhkan untuk dapat bangkit lagi, kau akan dapatkan dari sisa-sisa kekuatan kami”. subhanallah.. disanalah letak ukhuwah islamiah atas landasan kecintaan yang besar pada Rabb sehingga Allah SWT mengikat hati-hati orang yang saling mencintai karena-Nya.

masih futur? ayo bangkit! :)

Blog pada WordPress.com.