sketsa_hidup

24 April 2009

On Vacation

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — email90 @ 15:37

= ON VACATION =

“ yaitu orang-orang yg beriman dan hati mereka menjadi tentram kerena mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram” QS Ar-Rad (13): 28

“selamat sejahtera atasmu karena kesabaranmu, maka alangkah indahnya tempat kesudahan itu” QS 13: 24

“katakanlah (Muhammad), tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah Allah tetapkan bagi kami. Dialah pelindung kami, dan hanya kepada Allah-lah bertawakal orang-orang yg beriman” QS At-Taubah (9): 51

“berbuat baiklah kepada manusia sbagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu” QS Al-Qasos : 77

“dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenarnya, dia telah memilih kamu dan dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan..” QS 22 : 78

22 April 2009

Seberapa Mahasiswakah Anda?

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — email90 @ 23:18

Intelektual, mungkin itulah kesan pertama ketika kita menyebut sebuah kata yaitu mahasiswa. Mereka adalah orang – orang yang dipersiapkan untuk perubahan, para mahasiswalah yang berperan dalam kemajuan sebuah bangsa, kenapa demikian? Karena seorang mahasiswa dituntut untuk kritis dan peduli terhadap situasi yang terjadi, mereka mempunyai ideology yang nantinya akan mereka perjuangkan ditengah masyarakat. Secara langsung, kampus menjadi wadah mengembangkan kemampuan intelektual, keterampilan, kemandirian, kreatifitas, perencanaan dan masih banyak lagi, kampus diharapkan mampu menjadi media pencetak generasi harapan, oleh sebab itu mari kita melihat diri, seberapa mahasiswakah kita? Sudahkah kita mampu mengemban tanggung jawab sebagai generasi harapan? Karena begitu banyak potensi yang harus kita kembangkan bukan.. ^_^

Nah, ada yang menarik nih.. setelah surfing di internet saya menemukan istilah asyik dan unik terkait tentang karakter mahasiswa. Ada yang menyebut mahasiswa kupu – kupu alias Kuliah Pulang – Kuliah Pulang. Ini adalah tipe mahasiswa yang tidak melibatkan diri dalam kegiatan kampus, yah istilahnya ga begitu peduli dengan dinamika kampus. Karena mereka lebih study oriented . jadi perjalanan kehidupan mereka ketika jam kuliah telah habis kita akan mudah menemui mereka di rumah/kost-an. Hhmm.. mending sih nyampe rumah belajar atau nolongin ortu, nah kalau enggak? Hhmm.. betapa singkat dan membosankan, tidak ada tantangan dan kenangan yang nanti akan diceritakan ke anak cucu.. hehe.. jadi, jangan mau deh jadi mahasiswa kupu – kupu..! ingat, kita seorang mahasiswa, bukan anak SMA lagi.. jd, ayo manfaatkan masa muda dengan sebaik baiknya..

Mau tau tipe mahasiswa yang kedua? Yuk tarik… :D kalau yang pertama kupu – kupu, nah yang kedua ini kura – kura atau Kuliah Rapat – Kuliah Rapat.. hehhe.. nah, tipe kedua ini biasanya penghuni kampus sejati, paling cinta deh sama kampus, tidak ingin cepat cepat meninggalkan kampus, samapi suatu saat ia tersadar kalau surat peringatan DO alias Drop Out sudah ditangan.. hehe. Mereka yang masuk golongan tipe kura – kura ini biasanya banyak relasi/kenalan, dan yang pastinya mereka dikenal masyarakat kampus. Karena mereka memang aktif banget ngurusin organisasi. Hhmm.. tapi sayang banget loh, mahasiswa tipe ini sebenarnya punya jiwa kepemimpinan yang tinggi, tingkat kepeduliannya juga oke ditambah kemampuan bersosialisasi mereka yang keren. Namun, ada satu hal yang disayangkan, mereka terlena dengan aktifitas mereka, bahkan sampai – sampai mengesampingkan urusan kuliah.. ( ah, kasihan enyak babe yang udah kuliahin elu.. dimane letak bakti lu, padahal mereka menaruh harapan besar akan masa depan lu setelah kuliah.. ). Jadi, tetap ingat ya! Tugas utama kita belajar, menuntut ilmu.. jangan sia – sia kan kesempatan yang telah Allah swt berikan pada kita.. jadi jangan kesampingkan urusan kuliah.. oke? Namun, bukan berarti kita mau jadi mahasiswa kupu – kupu dong.. yang terbangnya dari kampus ke rumah.. bukan pula mahasiswa kura – kura, yang jalannya lambaaaaaaatttt banget.. jangan sampai adik angkatan sudah wisuda kita masih betah dikampus.. apa kata dunia? Hehe..

Nah, sobat.. bagitulah sedikit tentang karakter mahasiswa yang kita bahas pada edisi kali ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua dan dapat menjadi bahan evaluasi bagi diri kita. Dan ingatlah, hidup itu pilihan, dan pilihan itu berada ditanganmu, karena siapa lagi yang akan bertanggung jawab terhadap setiap hal yang kita lakukan kalau bukan diri kita kan? Jadi ingat satu konsep dasar dalam islam yaitu hidup tawazun atau seimbang, sungguh islam adalah agama yang indah, dengan menjadi seorang yang tawazun maka karakter mahasiswa kupu – kupu atau kura – kura yang disebutkan sebelumnya tidak akan terjadi tentunya.. so, mari gali terus keislaman kita, semoga di kemudian hari dapat membantu kita meraih kesuksesan dunia dan akhirat.. jadi gimana?

NB : ditulis untuk buletin kampus (eh, judul terinspirasi dari kuis di FB :p )

14 April 2009

…… ^_^ ……

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — email90 @ 10:15

Apa yang tersisa dari sebuah kenangan? Sebuah senyum di sumur kebahagiaan.. dalam memory indah kebersamaan.. tak hilang, tersimpan dalam album keabadian.. hawa kemenangan, memenangkan pertarungan jati diri, menyelami beribu-ribu karakter jiwa, mengubahnya menjadi sesuatu yang layak untuk dipertaruhkan, melukiskannya di atas kanvas persahabatan..
Waktu yang bergerak maju meninggalkan saat, namun waktu pula kelak merenggutnya dan menghadirkan hawa.. dimana tawa dahulu, tangis bersama, dan kemenangan yang menyertainya akan dihadirkan kembali dalam dimensi yang berbeda.. ialah nuansa. Ketika puluhan bahkan ratusan senyum yang tersimpan, rasanya itu tidak cukup menjawab tanya, sebenarnya apa yang telah berlalu dari hari? Karena senyuman tidak mampu dihadirkan persis sama ketika detik terlanjur mengabadikannya….

Aku merindu…
Untuk saudara – saudaraku…
Aku mencintaimu karena Allah swt
Kapan kita berjumpa? Detik detik tawa yang tak tergantikan.. perbincangan yang tak berakhir..

10 April 2009

Pesonamu Membunuhku (lebay :p)

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — email90 @ 13:16

Mengisahkan bisa jadi tak sesulit Mengungkapkan

Sudah lama mushala di kompleks rumahku tidak aktif seperti biasanya. Karena garin (penjaga mesjid) yang biasanya bekerja disana, sudah pulang kampung. 2 hari yang lalu, mulai tampak aktifitas lagi, adzan yang biasanya tidak 5 kali sehari, sekarang sudah kembali lazim seperti biasanya. Usut punya usut, ternyata pengurus mesjid telah mendapatkan garin baru. Alhamdulillah, sekarang keadaan terasa lebih baik lagi. Adzan magrib berkumandang, ketika itu aku tengah terlarut dalam buku “setengah isi setengah kosong” dengan mengagumi setiap kisah, betapa banyaknya hal – hal baru yang didapatatkan setelah membacanya. Adzan telah usai, setelah sampai pada baris terakhir alinea terakhir salah satu bab, akupun bersegera memenuhi panggilan Tuhanku. Berwudhu dan bersegera menuju mesjid. Ah, sial ternyata sudah rakaat kedua, padahal aku rasa aku tidaklah begitu terlambat (baca : pembelaan). Tampak empat orang jama’ah perempuan yang hadir termasuk didalamnya seorang anak kecil yang tampak khusyuk sholat sendirian di pojok kiri mushola, kuputuskan menambah shaf di pojok kanan atas :P Setelah selesai sholat, salam kanan dan salam kiri……. Glek! Aku terpesona.. sampai untuk beberapa detik kemudian, aku tengah terpesona dengan apa yang aku lihat. Ada sebuah palu gedhe yang sekarang tengah menghancurkan tembok keangkuhan hatiku, merembeskan hawa kesejukan dalam setiap persendianku, mengingatkanku tentang kesalahan apa saja yang baru kuperbuat, sepersekian menit aku tengah bermuhasabah. mungkin ini yang disebut pesona seorang calon penghuni syorga. Tidakkah sebutan ini sesuatu yang berlebihan? Semoga tidak. Sesampai dirumah, seraknya suaraku dikalahkan oleh derasnya hujan yang turun kala itu..

Special untuk seorang ibu atau mungkin lebih pantas kusebut ia seorang nenek, karena aku mungkin saja seumuran dengan cucunya. Terimakasih atas nasehat yang tak pernah engkau katakan…

3 April 2009

Untukmu yang dilanda masalah..

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — email90 @ 22:27

Bismillah..

 

Apakah anda punya masalah? Coba baca selintas, rintihan hati seseorang yang dilanda masalah. Katanya, ini adalah masalah terberat yang pernah mampir dalam hidupnya. Oke, selamat membaca :)

 

Hari hari, entah kenapa.. akhir akhir ini segala sesuatu yang kulakukan tidak lagi maksimal, tidak lagi berdaya guna, tidak menghasilkan, dan tentu saja semangatku direnggut oleh butiran air mata dan fikiranku terpusat pada sesuatu yang akan berlalu dengan bergerak majunya sang waktu. Aku tahu satu penyebabnya, aku tidak enjoy menikmati aktifitas karena aku dirundung duka.. masalah besar sedang menghampiriku!

Sudah cukup, jangan datang lagi cobaan, aku tidak punya kekuatan yg cukup unruk menangkis seranganmu yang bertubi – tubi..

Kenapa bukan aku saja yang menjadi mereka? Atau menjadi apa yang aku inginkan, mengggapai apa yang aku cita – cita kan dan impikan. Sudah cukup, jangan andalkan aku, aku tidak ingin menjadi seseorang yang diandalkan, padahal kemampuanku tak cukup memikul harapan harapan kalian…

Sekarang, aku tidak tahu hidup seperti apa yang harus kuhadapi, tantangan apa lagi… :(  Baik aku akan hadapai, tapi aku mohon jangan hilangkan semangat hidup dari hari – hariku, jangan engkau renggut ruh ku.. biarkan kelemahan saat ini menjadi kekuatan suatu saat nanti.. aku mohon.. sekali lagi aku mohon. Biarkan aku bisa meloncat lebih tinggi, menggapai mimpi- mimpiku, aku masih muda. Banyak hal yang harus aku lakukan, banyak hal yang harus kuselesaikan, banyak amanah yang menanti. Aku mohon, biarkan aku berbuat banyak dalam keterbatasan yang aku punya, memaksimal potensi yang Allah swt anugerahkan padaku. Melaksanakan peran dan fungsiku ditengah tengah harapan dan kenyataan. Sekali lagi aku mohon, aku tidak mampu karena aku dilahirkan dalam atmosfer keterbatasan, ah benarkah ini sebuah keterbatasan? Benarkan apa yang aku hadapi adalah sesuatu yang sulit? Oh, tuhan inikah dosa yang musti aku tanggung? Seberapa berat lagi? Seberapa banyak lagi? Aku akan tanggung Tuhan, tapi aku mohon Engkau menyertaiku, dan aku berharap akupun menyertakanMu dalam setiap keterbatasanku.

Ya Rabby.. berikanlah kekuatan untuk saudara – saudaraku yang mengalami masalah yang lebih berat dariku..

Dan satu hal yang harus ku sadari, aku tidak boleh lemah, aku harus bangkit! Menata kembali mimpi – mimpiku! masa depan masih panjang karena masih banyak yang belum ku lakukan.. semoga Engkau anugerahkan pula senyum terindah untuk saudara – saudaraku yang mengalami masalah yang mungkin jauh lebih berat dan menguras fikirannya selama ini.. karena selalu ada jalan keluar dari setiap masalah.. Allah berikan masalah berserta jalan keluarnya.. jangan menyerah saudaraku! Dan akupun tidak akan pernah menyerah dengan keadaan.. :)

 

Bisa kita simak kan, penulis yang tadinya hampir putus asa namun akhirnya bersemangat lagi? Bahkan iapun berdo’a agar saudara – saudaranya yang tengah ditimpa musibah yang lebih besar dapat diberikan kesabaran dan keteguhan untuk menjalani hidup dengan lebih baik. Kita bisa lihat, disekitar kita, ataupun di TV setiap hari ada saja hal – hal yang menbuat hati kita sedih, apakah itu tindak criminal, sampai bencana alam yang tidak pernah lepas dari bumi pertiwi ini. Merenggut bayak korban jiwa, menyisakan kepiluan, dan kitapun harus berfikir. (baru) Seberat apa cobaan/ masalah yang sedang “mengganggu” konsentrasi kita? Ayo jangan mau menyerah..! yang kita hadapi belumlah seberapa..

Oh ya, satu tips kalau ada masalah tuliskan saja, tuliskan saja! Iya, tuliskan saja! Mungkin saja itu salah satu cara mengurangi beban fikiran dalam hatimu. Dan satu resep yang paling ampuh dan mujarab ketika dapat ujian adalahTetaplah bersama Allah, dan Allahpun akan selalu menyertaimu.. tetap semangat hadapi hari – harimu ya sobat! Apapun itu, berdo’alah agar Allah swt memberikan yang terbaik.. :)

 

Badai pasti berlalu… badai pasti berlalu.. :)

In memoriam :D

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — email90 @ 22:25

Bismillah..

Tepatnya tanggal 28 maret 2009 sesuatu hal yang tidak diharapkan kehadirannya ternyata datang disaat diri telah siap menerimanya, tidak ada firasat ataupun sejenisnya. Diri ini “maantak” seorang pegendara motor. Itu murni kesalahan saya, atau mungkin saja kesalahan si pengendara motor beberapa persen, hehhe :D . but, alhamdulillah hanya mendapati sedikit luka di bagian lutut sebelah kiri, lumayanlah memar sedikit “tando lakeh gadang” :D . sepatu sebelah kiri ‘terbang’ hilang kendali dan sesampai dirumah baru disadari kalau kaus kakinya juga ikut jadi korban. Tapi, yang disayangkan sang bapak yang saya tabrak hilang tak meninggalkan jejak, satu hal yang diri ini sesali tidak sempat meminta maaf kepada beliau. Kejadian ini terjadi di penurunan memasuki pasar tradisional, pasar ibuh sekitar jam 16.45, setelah pulang dari kuliah menuju pasar berniat membeli bahan masakan pesanan mama, saya dan sang bapak datang dari arah yang berlawanan, setelah menghidupkan lampu sen tanda akan berbelok ke kanan, kemudian datang dari arah yang berlawanan bapak yang juga ingin berbelok kearah yang sama, satu kebiasaan reflek pada diri saya, pada saat rem mendadak selalu memakai rem tangan, padahal kondisi jalan saat itu menurun, dan akhirnya mau tidak mau, senang tidak senang, setelah mengupayakan rem sekuat tenaga sayapun terjatuh kesisi kiri motor dan motorpun mengalah dan memutuskan untuk merebahkan badannya ke sisi kanan jalan. Dan, motorpun saya ajak berdiri kemudian melanjutkan perjalanan berburu satu bahan makanan yang kurang. Setelah mencari – cari, ternyata bahan makanan yang diinginkan tidak berhasil didapatkan.. :(

( sampai sekarang saya masih penasaran dengan bapak yang saya tabrak, atau mungkin beliau tidak sempat tertabrak ya? Hanya saya saja yang terjatuh.. -_- , namun seingat saya, saya terjatuh karena menabrak motornya -_- )

Meeting penting, ting, ting!

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — email90 @ 22:22

Bismillah..
Selalu ada semangat yang tersirat dari setiap pertemuan, dan karena itu mungkin saya selalu ingin menjadi bagian dari setiap pertemuan, sebab pertemuan hari ini untuk menghimpun tenaga sampai waktu yang tak terbatas, pembicaraan hari ini untuk menelurkan ide – ide yang tak bertepi, karena selalu ada renungan dari setiap pertemuan – pertemuan yang kita hadiri, renungan akan peran dan fungsi diri, renungan terhadap setiap amanah yang luput dan tertunda, ya.. karena pertemuan menghadirkan renungan kita bersama, menyatukan kekuatan ruh yang hampir saja habis, dan bahkan bisa juga sabagai ajang menghukum diri atas keterlenaannya selama ini. Itulah satu sisi dari pertemuan yang amat kurindukan. Manfaat yang secara tidak langsung terasakan. Semoga saja pertemuan yang kita hadiri tidak hanya ajang rutinitas belaka, yang ujung ujungnya menjemukan, bukan ajang berkata semata namun setelah itu hilang tenggelam, entah dibagian laut sebelah mana. Kelak pekerjaan “mambangkik batang tarandam” tidak akan kita lakukan berkali kali, karena kesalahan kita telah menenggelamkannya terlebih dahulu. Begitulah, selalu ada harapan dari setiap pertemuan. Sudahkah pertemuan – pertemuan yang kita lakukan memberi semangat baru, harapan baru, dan pemikiran baru untuk perubahan? :)

Blog pada WordPress.com.