RSS

Ayo berhijrah karena Allah!

04 Des

Lomba Artikel Islami Forstudi 2011
Tema: Memaknai hijrah sebagai suatu keharusan

Ayo berhijrah karena Allah

Dahulu, ketika Nabi kita Muhammad SAW memutuskan berhijrah dari kota kelahirannya (mekkah), kita tahu kemudian hal itu menjadi moment penting dalam sejarah peradaban islam. Kalaulah perintah hijrah tidak turun dan Nabi tidak jadi berhijrah, mungkin perkembangan da’wah islam stagnan, kemudian islam saat ini adalah sesuatu yang asing bagi kita. Alhamdulillah, saya terlahir sebagai islam.

Bersyukur kepada Allah bagi siapapun yang pada akhirnya menemukan islam sebagai agama yang bersahaja..
Hijrah menjadi keputusan yang sangat tepat saat itu, diantara yang ikut berhijrah mengorbankan banyak hal; meninggalkan keluarga dekat, sahabat, kebun-kebun, mengancam keselamatan jiwa, harta kekayaan, kedudukan, dll. Mereka yang memilih untuk ikut berhijrah tentu paham dengan konsekuensi yang mereka terima, tapi hitung-hitungan untung rugi seperti ini tentu tidak akan mengalahkan prinsip sami’na wa atho’na pada jiwa yang telah terlanjur menjual dirinya untuk Allah SWT dan RasulNya. Subhanallah.

Pada saat itu mereka memaknai hijrah sebagai suatu keharusan. Adapun kita saat ini seperti apa dan bagaimana harus memaknai hijrah? Moment tahun baru hijriah bagi kita untuk sama-sama memposisikan diri sebagai umat yang kenal dengan sejarah, bukankah dengan begitu kita akan menjadi umat yang menghargai jerih payah? Setelah mengenal sejarah kita akan mampu mengukur kemunduran atau kesuksesan yang diterima. Tahun baru kita maknai sebagai satuan waktu yang secara langsung menyentil kita, menanyai setiap amal-amal kita yang berlalu, menegaskan fungsi dan peran kita yang semakin banyak seiring bertambahnya bilangan tahun. Pemaknaan tahun baru dari sudut pandang seperti ini mematok keharusan untuk berhijrah, bukankah begitu? Hijrah dalam artian yang lebih ke-kita-an. Kalau Nabi dan pejuang islam terdahulu mengorbankan banyak hal dan berhasil mencapai suatu fase kegemilangan islam. Setidaknya kita mulai mengambil ibroh dan mencobakannya juga, mulai berkorban hingga pada suatu saat bisa menyumbangkan karya untuk umat. Insyaallah.

Memaknai hijrah, sehingga kita menjadi paham kalau hijrah seorang muslim dari kondisi yang buruk kepada kondisi yang lebih baik adalah suatu keharusan. Untuk memulainya niat punya bagian yang sangat penting dalam membentuk perwujudan keinginan kita, maka dari pada itu meluruskan niat berhijrah untuk mendekatkan hubungan kita dengan Allah adalah suatu keharusan. Semoga dengan awal yang baik kita mampu mendapatkan hasil terbaik.. So, bagaimanapun engkau mengukir kisah hijrahmu, semoga hanya Allah saja yang menjadi muara dari setiap niatan. Kristalkan semangat berhijrah dari kondisi yang tidak baik ke kondisi yang lebih baik pada jiwa kita.. dengan begitu sudah saatnya kita suarakan untuk tidak menunggu momentum untuk berhijrah.. nah betul kan? Ayooo berhijrah karena Allah :)

 

Wallahua’lam
Jazakumullah khairan katsira
Padang, 28 November 2011

Identitas Penulis
Nama : Melinda Purnamasari
BP : 0910422035
Jur : Biologi
HP : 08975104073
Email : a2z_lathifa@yahoo.com

*koneksi internet yg bermasalah disaat2 deadline terakhir. heu, pasti ado hikmah ko mah :D
Nikmati harimu!
~salam Kaizen~

 

Tentang email90

Melinda Purnamasari. Mahasiswi S1 Biologi Universitas Andalas angkatan 2009. imel begitu ia disapa, mempunyai mimpi besar dalam hidupnya, walaupun kerap ia menemukan kondisi yang tidak sesuai dengan harapan. ia terjatuh, namun dengan sekuat tenaga ia akan bangkit dan melanjutkan perjuangannya. walaupun ia sadar, setelah jatuh, energi yang dibutuhkan untuk bangkit jauh lebih besar. tapi itulah hidup, kehidupan ini tidak kekal, sebagaimana ia yakin jatuh pun tidak akan kekal. maka ia berjanji, ia akan menggapai mimpinya satu persatu. imel menyukai biologi, berusaha memberikan kemampuan terbaik dalam bidang yang ia geluti. hal yang membuatnya tetap bertahan adalah karena kerjanya belum selesai, syurga Allah SWT belumlah menjadi miliknya. 'ya Allah.. berikanlah kekuatan.. aamiin...'
Leave a comment

Posted by pada 4 Desember 2011 in tulisan masa

 

Kaitkata:

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.