RSS

#eaa

14 Des

malam-malam begini saya jadi teringat beberapa hal, hal-hal tersebut membuat saya kadang bilang ke diri sendiri ‘ah, dasar kamu mel, benar-benar tidak habis pikir, sungguh-sungguh-sungguuuhhh lewat batas kekonyolan’. na lo, ini maksudnya apa ya? (lewat batas kekonyolan berarti hal tersebut benar-benar membuat saya tanpa ekspresi dlm menjalankannya, dibilang cuek enggak, dibilang enggak eh cuek sekali). hal-hal itu seperti:

1. Pernahkah anda memutuskan tetap naik angkot, padahal anda tau tidak punya cukup uang untuk membayar sewanya?
saya harus berangkat saat itu juga, walaupun sadar tidak punya uang, selama perjalanan saya memikirkan peluang-peluang untuk bisa membayar sewa angkot ketika saya sudah sampai ditujuan. ah, benar-benar nekad. tapi, saya menemukan solusinya dg mulus alhamdulillah :D

2. Pernahkah ketika anda memutuskan untuk tidak ikut ujian tengah semester, ketika melapor untuk ujian susulan, alasan yg diberikan saya pulang kampung! (saya pulang kampung, bukan sakit) pernyataan inipun keluar dengan tampang polos tak berdosa, anehnya saya yakin akan diberi kesempatan ujian susulan (pada saat itu) walaupun harus di’nasehati’ dulu. alasannya klasik saja, besok dikampung saya Idul Adha bu.

3. (pertanyaan berikut ini hanya untuk mereka yg kenal denah fakultas mipa unand) Pernahkah ketika jam menunjukkan pukul 19.00 anda memutuskan berjalan dari gedung C menuju mushala seorang diri? pada saat itu tdk ada seorangpun dimushala, ambil wudhu’ dan sholat magrib.. lalu melanjutkan perjalanan menuju laboratorium dasar seorang diri? dengan berjalan kaki… *setelah diingat-ingat, fiuh~
karena di jam sholat semua orang masih rapat, beruntung saat itu, sebelum saya menelusuri labor dasar, seorang teman tidak sengaja melihat lalu meneriaki saya, dan mengajak untuk pulang bersama :D

setelah difikir-fikir;
nekad itu muncul karena sebelumnya otak kita sudah mengkalkulasikan keputusan-keputusan yg akan ditempuh, selanjutnya adalah urusan kita, apakah mau berkomitmen dg apa yg telah kita putuskan td atau tidak?
ketika kita memilih ‘berkomitmen’ maka insyaallah akan berjalan lancar.. walaupun dg sedikit ujian. namun, ketika ditengah jalan kita putuskan ‘tidak’ maka setelah itu kita akan berada pada daerah abu-abu, daerah yg membuat kita GAMANG dengan apa yg harus ditempuh.
oleh sebab itu, pilih salah satu dan bawa pulang resikonya!
sebab setiap alternatif pilihan, semua punya resiko. jadi ingat game Super Mario, ketika kita memilih diam (membiarkan waktu terus berjalan), waktu permainan tetap melaju, sementara nyawa masih ada sebelum waktu habis.. lalu, GAME OVER.
karena hidup kita ini, dari jam ke jam nya adalah pilihan. maka dari pada itu, beranilah memilih dan berkomitmenlah ;)

“Tinggalkan yang meragukanmu menuju hal yang tidak meragukanmu.”
(HR. Tirmidzi dan Nasa’i)

wallahua’lam..
sebuah nasehat u diri juga
sudah larut malam
Wisma Syakuro, detik-detik UAS

 

Tentang email90

Melinda Purnamasari. Mahasiswi S1 Biologi Universitas Andalas angkatan 2009. imel begitu ia disapa, mempunyai mimpi besar dalam hidupnya, walaupun kerap ia menemukan kondisi yang tidak sesuai dengan harapan. ia terjatuh, namun dengan sekuat tenaga ia akan bangkit dan melanjutkan perjuangannya. walaupun ia sadar, setelah jatuh, energi yang dibutuhkan untuk bangkit jauh lebih besar. tapi itulah hidup, kehidupan ini tidak kekal, sebagaimana ia yakin jatuh pun tidak akan kekal. maka ia berjanji, ia akan menggapai mimpinya satu persatu. imel menyukai biologi, berusaha memberikan kemampuan terbaik dalam bidang yang ia geluti. hal yang membuatnya tetap bertahan adalah karena kerjanya belum selesai, syurga Allah SWT belumlah menjadi miliknya. 'ya Allah.. berikanlah kekuatan.. aamiin...'
11 Comments

Posted by pada 14 Desember 2011 in tulisan masa

 

11 Responses to #eaa

  1. yoriyuliandra

    17 Desember 2011 at 08:58

    Interesting… dan layak dikasih hashtag #eaa

    Jawaban:
    1. Tidak pernah, malah dulu seringnya double recheck ke saku dan dompet apakah uang cukup untuk bayar ongkos. Pernahnya malah duit ilang pas di atas bus kota, trus ngaku aja sama kondekturnya “piti ilang da” –> akhirnya naik bus kota gratis…
    2. Kalo alasan idul adha keknya lumayan masuk akal. But my answer remains “tidak pernah”
    3. Pernah, with similar cases…

     
    • email90

      17 Desember 2011 at 22:07

      tentu solusinya bukan gratis sewa bus da :D
      intinya, sikap nekad muncul krn tekad sudah bulat, yah bagaimanapun resikonya, semua sdh dikalkulasikan otak. pernah tdk hadir praktikum gara2 mencabut rumput? benar2 tdk ada waktu u mencabut rumput dlm minggu itu. eh, ternyata saat itu tdk praktikum.. anggap sj sdg beruntung :P

      kasus no.2 mel jg berfikirnya bgt da, alasannya masuk akal. tp kt dosen mel.. anda saja yg Idul Adha? ah, berabe kan tu. tp, ndak disangko berminat jadi asisten di lab bapak tu :lol:

       
  2. rangtalu

    22 Desember 2011 at 10:12

    1. paling suka naik angkot duduk dibagian depan.. (ga nyambung)

    2. dulu pernah tidak ikut UAS karena alasan jalan-jalan ke pesisir selatan, alhamdulillah bisa ngulang dan alhamdulillah lagi dapat A+… he, jadi klo sedang UAS, lebih baik jalan-jalan (*ajaran sesat, aliran hitam) : tapi ini lumayan nekad lah,

    3. sangat kenal denah fakultas fmipa, terlalu sering jadi ojek kesana.. tapi cuma pernah sholat dzhur saja di mushalla.. : ini juga nekat, nekad jadi ojek ke fmipa..

    #kalau nekat(d), bagusnya pake huruf T atau D ya?

     
    • email90

      27 Desember 2011 at 12:59

      alhamdulillah bs ngulang (?), maksudnya ujian susulan mgkn iko da? klu ngulang dpt A+ krn statusnya sdh pengayaan itu ;)

      setelah di cek, yg sesuai dg eyd itu: nekaT bukan nekad :) tp u kesamaan diksi antara tekad dan nekad.. u kali ini dibolehkan sj tdk sesuai dg eyd yo da ^^v

       
      • rangtalu

        27 Desember 2011 at 22:41

        eh iyo ujian susulan..
        kalau nan namo nyo ngulang mato kuliah, iyo ba “haraman” bana..
        pantang nan ciek tu mah mel

         
  3. hildahilda

    26 Desember 2011 at 20:04

    nekad mel ckckck salut2
    pernahkah anda disaat ngecek jadwl ujian anda yakn ujian bsk pkl 13.00wib, dan anda mlmnya berleha-leha dulu, tp ternyata ba’da subuh anda cek jadl lg ternyata anda ujian pkl 08.00wib? pernah
    haslnya kelabakn ngfal, tp Alhamdulillah nilainya mash B+ (seharsnya bs A) ckckck
    ..
    oo y mel, yg tadi tu kirm k email hilda c y form nyo….
    jzk

     
    • email90

      27 Desember 2011 at 13:09

      klu u kasus yg seperti itu saya tidak pernah mbak :P
      tp yg mirip-mirip ada.. :D

      eh, form e tu tak ambo yg bikin buk.. hilda buat aj isiannyo di karateh lain.. beko pas lah di pyk mel agiahan form tu. start mulai tgl 25 desember ko sampai 16 jan.. kriteria isiannyo mel sms kan ce beko.. :)

      atw opsi kaduo.. hilda minta ka hasan emailkan form nyo tu, plus ka teh ola ciek.. ha ba a?

       
  4. hilda

    27 Desember 2011 at 21:30

    main k rumah hilda c mel

     
    • email90

      30 Desember 2011 at 19:33

      :D
      jawabannya ndak ado di opsi do. klu baitu mel tambah ciek lai opsinyo.
      opsi ka tigo.. main-main ka rumah hilda :P

       
  5. ci

    29 Desember 2011 at 23:37

    Ci pernah nekat gak bayar ongkos bus kota tabiang pas pagi2 pergi sekolah (gak masuk bgt..!!)
    krna susah byarnya, kitanya sdh liatin si abang kenek, eeh dicuekin. pas turun&mau ngasih, eeh kitanya gak diliatin..
    *ini hukumny gmn ya??

     
    • email90

      30 Desember 2011 at 19:50

      ci mengingatkan kak pd peristiwa bbrp bulan silam.

      kak naik angkot ke pasar pyk., berhubung sopirnya ga py kembalian, kak diminta ga usah byr skrg tp bsk aja klu smpt ke tempat ngatemnya angkot2 ke harau.. walhasil bsk kak lupa, lusanya nanya ke sopir angkot disana.. ‘pak bs nitip uang sewa angkot?’ tp kak ndk catat BA mobilnyo.. jd bingung jg mau nitip kemana, kak titip aj sm seorang bapak2 disitu.. beliau ga mau.. takut uangnya ndak bs beliau sampaikan.. kak salut sm bapak tu, padahal cm uang 2ribu rupiah kan.. hmm :)

      kesimpulannya.. berhubung ndak terdeteksi lg angkotnya yg mana.. yg penting kan tdk diniatkan u ga bayar angkot.. sedekahkan sj uangnya ci.. he mgkn blum rejekinya tu ^_^

       

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.