Just try, do you?

bismillah..

beberapa waktu yang lalu, saya mengirimkan email ke mas Danang Ambar Prabowo. ah, saya yakin, hampir semua orang mengenal beliau, video motivasi 100 mimpi sangat menggemparkan dan sangat menginspirasi, sebab 100 mimpi itu sudah beliau wujudkan satu persatu. saya penasaran dengan IPK beliau saat menjadi Mahasiswa Berprestasi Terbaik 1 Nasional th 2007. tak disangka, beberapa jam setelah saya mengirim email, beliau langsung merespon, berikut jawaban mas Danang via email :)

Waalaikumussalam wr. wb.

IPK saya waktu itu 3.30 saat menjadi mawapres IPB dan Nasional. Rekan2 saya yang menjadi kompetitor saya punya IPK yang rata2 lebih bagus (paling tinggi waktu itu 3.90 kalo ga salah).

Di tingkat nasional juga ada dari 15 finalis terbaik yang punya IPK 2.98 kalo ga salah (IPK paling tinggi waktu itu ada yang 4.00). IPK menjadi salah satu syarat penting saja, tapi di luar IPK ada banyak sekali penilaian yang tak kalah pentingnya, misal jika Anda punya prestasi tingkat nasional/internasional atau punya pengalaman organisasi yang skalanya nasional/internasional, maka itu akan jadi poin yang sangat tinggi.

Selain itu juga ada poin penilaian karakter dll. Jadi IPK hanyalah salah satu point penilaian awal saja.

Berani mencoba dan lebih berani lagi menghadapi kegagalan.
Lebih baik gagal karena sudah berusaha dan mencoba, daripada gagal untuk mencoba.

Good luck :)

Wassalamualaikum wr. wb.

Danang Ambar Prabowo

Suda’s Laboratory of Algae Taxonomy and Phylogeny
Okinawa International Marine Science Program (OIMAP)
Graduate School of Engineering and Science, Faculty of Science
University of The Ryukyus, Okinawa-Japan

oke,
bagi yang ingin berkomunikasi langsung dengan beliau. beliau bisa dikontak via email danang_ap7@yahoo.co.uk :)

meneguk ilmu laksana meminum air
air yang semakin dekat ke mata air, semakin manis

-Melinda Purnamasari-

*mengenai judul, betulkan jikalau salah :D
maksud yang ingin disampaikan ‘hanya mencoba, kan?’

Perguruan Jurnalistik KABARITA

Tertarik ikut perguruan ini, alhamdulillah ternyata email saya dibalas, padahal saya sudah hampir melupakan kesempatan ini. Semoga menghasilkan kebaikan yg lebih banyak.. aamiin ya Allah :)

Salam Pak Yusrizal KW

Saya Melinda Purnamasari, salah satu mahasiswi Jurusan Biologi, Universitas Andalas. Saya mendapatkan info dari wall FB dosen saya tentang Perguruan Jurnalistik KABARITA. Beberapa menit setelah membaca pengumuman, saya tertarik untuk ikut bergabung.

setahu saya dunia jurnalistik hari ini sudah sangat jauh berkembang, saat ini kegiatan tulis-menulis merupakan salah satu media industri strategis, sehingga sudah banyak kemajuan dalam mengapresiasi sebuah tulisan. wartawan digaji bahkan juga sertifikasi agar mampu bekerja secara profesional. Kalau dahulu sering terdengar wartawan menerima amplop dalam menerbitkan berita ‘pesanan’, tapi yang saya rasakan sekarang hal ini mulai menghilang. Tak lupa, wartawan juga punya jaminan sosial*.

Menulis bagi saya adalah refreshing otak, ketika ide-ide yang hanya berputar putar dikepala mampu dituangkan secara terstruktur, mudah dipahami dan memberikan informasi yang bermanfaat bagi orang lain, hal tersebut benar-benar sebuah refreshing bagi jiwa. Bagi saya yang diakrabkan dengan dunia kepenulisan, terutama penulisan ilmiah, saya sangat paham sekali menulis itu bukan perkara gampang, bukan tidak sedikit calon sarjana yang tertunda wisuda karena ‘malas’ menuliskan hasil penelitian. Tapi, kalau sudah dibiasakan, menulis yang gampang-gampang susah akan berubah status menjadi susah-susah gampang :) . Yah, sebagai seorang mahasiswa, bagi saya menulis dan terus berlatih menulis lebih baik adalah suatu kemutlakan, sebab menulis adalah komponen yang tidak bisa dipisahkan dalam keseharian seorang mahasiswa, selain kegiatan membaca dan berdiskusi.

Saya berharap diberikan kesempatan untuk mengembangkan diri bergabung dengan Perguruan Jurnalistik KABARITA, disatu sisi saya merasa membutuhkan ini untuk menambah pengetahuan dan pengalaman untuk diterapkan dalam mengelola Majalah ‘Scielist’ (majalah kampus tingkat fakultas) yang saya koordinatori bersama teman-teman di LP2I (Lembaga Penulisan dan Penerbitan Islami).

*sebagaimana disampaikan oleh Pimpinan Redaksi Jurnal Indonesia

so, what’s next? :)
bismillah…